Rabu, 11 April 2012

AKU PERNAH BERPIKIR...

Aku pernah berfikir, bahwa setiap manusia pasti ingin memiliki seorang kekasih. Kekasih yang akan terus bersamanya, sehidup semati, dalam suka maupun duka tak akan terpisahkan. Sekarang, aku memilih amal sholeh sebagai kekasihku. Karena ternyata hanya amal sholeh-lah yang akan terus menemaniku, bersamaku, bahkan menemaniku dalam kuburku, kemudian amal sholehku pula lah yang menemaniku menghadap Allah.

Aku pernah berfikir, setiap manusia pastilah punya goresan masalah dengan manusia lain, sehingga wajar jika manusia memiliki musuh masing-masing. Kini aku memilih menjadikan setan sebagai musuh utamaku, sehingga aku lebih memilih melepaskan kebencian, dendam, rasa sakit hati, dan permusuhanku dengan manusia lain.

Aku pernah selalu kagum pada manusia yang cerdas, dan manusia yang berhasil dalam karir, atau kehidupan duniawinya. Sekarang aku mengganti kriteria kekagumanku ketika aku menyadari bahwa manusia hebat dimata Allah, adalah hanya manusia yg bertaqwa. Manusia yg sanggup taat kpd aturan main Allah dlm menjalankan hidup n kehidupannya.

Dulu aku akan marah dan merasa harga diriku dijatuhkan, ketika orang lain berlaku zhalim padaku, menggunjingkan aku, menyakiti aku dengan kalimat kalimat sindiran yg disengaja untuk menyakitiku. Sekarang aku memilih utk bersyukur dan berterima kasih, ketika meyakini bahwa akan ada transfer pahala dr mereka untukku jika aku mampu bersabar... Dan aku memilih tidak lagi harus khawatir, karena harga diri manusia hanyalah akan jatuh dimataNya, ketika dia rela menggadaikan dirinya untuk mengikuti hasutan setan.

Dulu aku yakin, dgn hanya khatam Al Qur'an berkali kali maka jiwaku akan tercerahkan. Kini aku memilih untuk mengerti dan memaknai artinya dengan menggunakan akalku, dengan mengaktifkan qolbuku dan mengamalkannya dalam keseharianku, maka pencerahan itu baru bisa aku dapatkan.Ketika aku harus memilih, bantu aku Yaa Rabb, utk selalu memilih yg benar dimataMu....bantu aku Yaa Rabb untuk selalu memilihM

Jumat, 21 Oktober 2011

CARAKU MENCINTAI mu

Inilah caraku mencintaimu, dengan tak menghubungimu, tak juga mengirim pesan untuk menanyakan kabarmu, dan bahkan sekedar chatting untuk menyapamu, aku mencintaimu dengan menjauh darimu, bukan karena aku membencimu, namun karena aku ingin menjagamu dan menjaga diriku sendiri dari khalwat yang menjebak, aku mencintaimu dengan menjaga diriku dan dirimu, menjaga kesucianku dan kesucianmu, menjaga kehormatanku dan kehormatanmu, menjaga kebeningan hatiku dan hatimu, ya…… Beginilah caraku mencintaimu, mencintaimu dalam diamku, karena diamku adalah bukti cintaku padamu.. dan sekarang, keadaan menegurku, sehingga dapat membantu menyadarkanku dari kesalahan yang telah aku perbuat, meskipun pesonamu terhadapku belum pulih, belum pulih.. aku tak bisa memungkiri, bahwa setiap manusia pasti akan merasakan fitrahnya, termasuk permasalahan ketertarikannya terhadap lawan jenis, maka jika harus demikian, untuk apa jika hati ini aku tambatkan kepada siapa yang bukan orangnya nanti, jika memang hati ini sangat peka terhadap pengaruh diri yang memilikinya ketika hati ini salah dalam pengelolaanya, oleh karenanya, jika aku harus mencintai lawan jenis adalah fitrahku sebagai manusia, maka aku akan mencoba untuk mencintai siapa yang akan menikah denganku nanti, walaupun aku belum pernah bertemu dengannya, lantaran pasti Allah akan mempertemukanku dengannya, sehingga usahaku yang sia-sia akan cenderung berkurang di dalam lingkup fitrahku, InsyaALLAH.. Kalau saja Allah menjadikan aku menikah dengan seorang wanita yang ditakdirkan Allah kepadaku, maka untuk apa aku berharap dan menghabiskan waktuku kepada yang lainnya, yang belum tentu akan menjadi istri ku kelak, sedangkan hati ini mudah terdominasi dengan sesuatu hal yang lain,. Dan rasa ketertarikanku cukuplah akan aku tumpahkan kepada istri ku kelak.. Yaa Allah, Ya mujiib,.... sucikanlah hatiku hanya untuk siapa yang pantas menempatinya dengan keridhoanMu, cukup dia sajalah yang aku cintai karena aku tidak menginginkan keburukan ketika aku berbuat salah terhadap hatiku, hamba mohon padaMu dengan sangat,... mohon dengan sangat bantulah kami menjaga perasaan ini saat kami sendiri hingga halal nanti dan peliharalah rasa kasih sayang ini sampai kami terpisah oleh ajal menjemput insyaAllah,... dengan memohon rahmat dan ridloMu hamba mohon dengan sangat atas segala khilaf dan kesombongan diri selama ini Ampuni segala kedzoliman diri, dan atas diri yang mendzolimi hati insan yg lain saat ikatan syah belum kami genggam amiiin

Rabu, 19 Oktober 2011

SURAT CINTA SEORANG UKHTY, KEPADA SEORANG AKHI YANG DISANA

SURAT CINTA SEORANG UKHTY, KEPADA SEORANG AKHI YANG DISANA
♫•*¨*•.¸ﷲ¸.•*¨*•♫♥:♫*ღ☆ღ*¨*¤.¸¸::♥::♥.¸¸.¤*¨*ღ☆ღ*♥♫•*¨*•♫ ღ☆ღ*♥♫•*¨*•♫

♥♥`*•.¸¸.•*♥♥`*•.¸¸.•* ♥♥`*•.¸¸.•* ♥♥`*•.¸¸.•♥♥``*•.¸¸.• ♥♥`

=========================================


Assalamu'alaykum Akhi yang dicintai oleh ALLOH…



Akhi, walaupun pada akhirnya komunikasi antara kita akan terputus, tapi percayalah Akhi, persaudaraan antara kita begitu berarti dan indah. Ana tidak akan menjadikan Antum sebagai bagian dari sebuah kenangan, karena kadang kala kenangan itu bisa terhapus dari memori kita, sedangkan ana tidak akan mungkin dapat menghapuskan sosok Antum yang begitu menancap kuat dalam kehidupan ana. Bersama Antum, ana begitu merasakan nikmatnya ghiroh Islam, nikmatnya hidup yang sesuai syar'i. Berkat Antum pula, ana menjadi sosok yang lebih kuat menghadapi berbagai ujian yg terbentang di depan mata.


Akhi, Antum tahu bahwa ana mencintai Antum semata karena cinta ana pada ALLOH, Ana Uhibbuka Fillah ya Akhi. Antum tahu akan hal itu sedari awal. Ingatkah Antum akan salah satu nukilan hadits dari Kitab Riyadhus Shalihin ini..?


Dari Anas Radhiyallahu 'Anhu dari Nabi Shalallhu 'Alaihi Wassalam, sabdanya: "Ada 3 perkara, barangsiapa yg 3 perkara itu ada di dalam diri seseorang, maka orang itu dapat merasakan manisnya keimanan yaitu: jika ALLOH dan Rasul-NYA lebih dicintai olehnya daipada yang selain keduanya, jika seseorang itu mencintai orang lain dan tidak ada sebab kecintaannya itu melainkan karena ALLOH dan jika seseorang itu membenci untuk kembali kepada kekafiran setelah diselamatkan oleh ALLOH dari kekafiran itu, sebagaimana bencinya kalau dilemparkan ke dalam api neraka." (Muttafaq 'alaih).
♥♥`*•.¸¸.•*♥♥`*•.¸¸.•* ♥♥`*•.¸¸.•* ♥♥`*•.¸¸.•♥♥``*•.¸¸.• ♥♥`

Jumat, 22 Juli 2011

♥♥ (¯`'*•.¸10 SIFAT YANG PALING DISUKAI ¸.•*'´¯)♥♥

Ketulusan

Ketulusan menempati peringkat pertama sebagai sifat yang paling disukai oleh semua orang. Ketulusan membuat orang lain merasa aman dan dihargai karena yakin tidak akan dibodohi atau dibohongi. Orang yang tulus selalu mengatakan kebenaran, tidak suka mengada-ada, pura- pura, mencari-cari alasan atau memutarbalikkan fakta. Prinsipnya “Ya diatas Ya dan Tidak diatas Tidak”.
Tentu akan lebih ideal bila ketulusan yang selembut merpati itu diimbangi dengan kecerdikan seekor ular. Dengan begitu, ketulusan tidak menjadi keluguan yang bisa merugikan diri sendiri.

Kerendahan Hati

Berbeda dengan rendah diri yang merupakan kelemahan, kerendah hatian justru mengungkapkan kekuatan. Hanya orang yang kuat jiwanya yang bisa bersikap rendah hati. Ia seperti padi yang semakin berisi semakin menunduk. Orang yang rendah hati bisa mengakui dan menghargai keunggulan orang lain. Ia bisa membuat orang yang diatasnya merasa oke dan membuat orang yang di bawahnya tidak merasa minder.

Kesetiaan

Kesetiaan sudah menjadi barang langka & sangat tinggi harganya. Orang yang setia selalu bisa dipercaya dan diandalkan. Dia selalu menepati janji, punya komitmen yang kuat, rela berkorban dan tidak suka berkhianat.

Positive Thinking

Orang yang bersikap positif (positive thinking) selalu berusaha melihat segala sesuatu dari kacamata positif, bahkan dalam situasi yang buruk sekalipun. Dia lebih suka membicarakan kebaikan daripada keburukan orang lain, lebih suka bicara mengenai harapan daripada keputusasaan, lebih suka mencari solusi daripada frustasi, lebih suka memuji daripada mengecam, dan sebagainya.

Keceriaan

Karena tidak semua orang dikaruniai temperamen ceria, maka keceriaan tidak harus diartikan ekspresi wajah dan tubuh tapi sikap hati. Orang yang ceria adalah orang yang bisa menikmati hidup, tidak suka mengeluh dan selalu berusaha meraih kegembiraan. Dia bisa mentertawakan situasi, orang lain, juga dirinya sendiri. Dia punya potensi untuk menghibur dan mendorong semangat orang lain.

Bertanggung jawab

Orang yang bertanggung jawab akan melaksanakan kewajibannya dengan sungguh-sungguh. Kalau melakukan kesalahan, dia berani mengakuinya. Ketika mengalami kegagalan, dia tidak akan mencari kambing hitam untuk disalahkan. Bahkan kalau dia merasa kecewa dan sakit hati, dia tidak akan menyalahkan siapapun. Dia menyadari bahwa dirinya sendirilah yang bertanggung jawab atas apapun yang dialami dan dirasakannya.

Percaya Diri

Rasa percaya diri memungkinkan seseorang menerima dirinya sebagaimana adanya, menghargai dirinya dan menghargai orang lain. Orang yang percaya diri mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan dan situasi yang baru. Dia tahu apa yang harus dilakukannya dan melakukannya dengan baik.

Kebesaran Jiwa

Kebesaran jiwa dapat dilihat dari kemampuan seseorang memaafkan orang lain.
Orang yang berjiwa besar tidak membiarkan dirinya dikuasai oleh rasa benci dan permusuhan. Ketika menghadapi masa- masa sukar dia tetap tegar, tidak membiarkan dirinya hanyut dalam kesedihan dan keputusasaan.

Easy Going

Orang yang easy going menganggap hidup ini ringan. Dia tidak suka membesar-besarkan masalah kecil. Bahkan berusaha mengecilkan masalah-masalah besar. Dia tidak suka mengungkit masa lalu dan tidak mau khawatir dengan masa depan. Dia tidak mau pusing dan stress dengan masalah-masalah yang berada di luar kontrolnya.

Empati

Empati adalah sifat yang sangat mengagumkan. Orang yang berempati bukan saja pendengar yang baik tapi juga bisa menempatkan diri pada posisi orang lain. Ketika terjadi konflik dia selalu mencari jalan keluar terbaik bagi kedua belah pihak, tidak suka memaksakan pendapat dan kehendaknya sendiri. Dia selalu berusaha memahami dan mengerti orang lain.

( dikutip dari Kartu Pintar produksi Visi Victory Bandung)

~Deden Wahyudin ~

Selasa, 19 Juli 2011

Sesuatu akan indah pada waktunya

♥ بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

`*•Yaa Rabbi•*´¯)Ajarilah kami bagaimana memberi sebelum meminta,berfikir sebelum bertindak,santun dalam berbicara,tenang ketika gundah,diam ketika emosi melanda,bersabar dalam setiap ujian.Jadikanlah kami orang yg selembut Abu Bakar Ash-Shiddiq,sebijaksana Umar bin Khattab,sedermawan Utsman bin Affan,sepintar Ali bin Abi Thalib,sesederhana Bilal,setegar Khalid bin Walid radliallahu'anhumღAmiin ya Rabbal'alamin.

Sesuatu akan indah pada waktunya
Tahukah anda bahwa sesuatu itu akan indah pada waktunya? pohon akan berbuah setelah kita tanam bertahun-tahun dan itu akan kelihatan indah, bunga akan mekar disuatu saat dan itu juga sebuah keindahan meski kita harus sabar menunggunya berbunga. Tapi terkadang kita tidak sabar menunggu, kita ingin semuanya sesuai keinginan kita.

Tahukah anda bahwa kebahagian bukan saat kita memiliki sesuatu, tapi kebahagian itu terletak pada saat proses kita mendapatkan sesuatu.Hidup hanyalah sebuah proses, semua akan datang silih berganti, sedih, bahagia, suka dan duka adalah hal yang sama. kesedihan bisa berganti bahagia dan bahagia bisa berganti sedih. tergantung kita menyikapi, andai kita menghadapi sebuah musibah yang mungkin menurut orang lain itu sebuah kesedihan sementara kita merasa itu sebuah kebahagian karena kita melihatnya dari kacamata iman memang itulah kebahagian.

Dalam hidup kita akan menemui banyak hal, kadang kita mencintai seseorang, atau bahkan dicintai seseorang.kita harus menyadari bahwa Mencintai dan Keinginan untuk memiliki adalah dua hal yang berbeda. Cinta bisa menjadi indah apabila kita menempatkan pada orang yang tepat dan akan menjadi musibah jika kita memaksakan untuk memiliki.carilah posisi yang aman di mana kita mencintai sekaligus dicintai. Mungkin butuh waktu... tapi yakinlah jika kita sabar...sabar... dan sabar semua akan indah pada waktunya.Diwaktu menangis kita memejamkan mata, disaat tertawa kita kadang memejamkan mata.Jika kita disuruh membayangkan sesuatu pasti orang akan bilang "pejamkan mata anda!" saat kita tidur dan bermimpi pun mata kita terpejam, kenapa??? tahukah anda bahwa sesuatu yang indah itu tidak terlihat.Jadi dibalik sesuatu kejadian pasti ada hikmah cuma kadang kita tidak bisa melihat hikmah itu.jika kita tahu dan sudah melihat hikmah itu maka baru kita merasa bahwa sesuatu itu akan indah pada waktunya.Allah tidak pernah menciptakan sesuatu kejadian dengan sia-sia. Jika kita sabar dan ikhlas menerima semua itu pasti kita akan diberi yang terbaik.Terbaik dimata manusia belum tentu terbaik dimata Allah.

Saat ini aku sangat bahagia, mudah-mudahan ini suatu bentuk kasih sayang Allah kepadaku, mudah-mudahan ini buah dari penantian dan kesabaran,obat dari segala penyakit,pengganti dari tetes air mataku dan jawaban dari sebuah doa.Saat hatiku sedih saat itu juga kebahagiaan datang menyertainya.Betapa semua ini tidak pernah terpikir,betapa aku tidak pernah bertanya tapi saat ini aku menemukan jawabannya.dan aku menyadari bahwa sesuatu itu akan indah pada waktunya... semoga aku tidak salah memilih dan tidak salah dalam memutuskan.Aku hanya mohon perlindungan dari Allah, sambil berdendang "Allah cinta telah tumbuh karenaMu, Allah cinta telah hadir karenaMu.Satukan...eratkan... hanya karenaMu...

Jumat, 15 Juli 2011

“Boleh Jadi Kamu Membenci Sesuatu, Padahal ia Amat Baik Bagimu"

Assalamua'laikum wr. wb

`*•Yaa Rabbi•*´¯)Ajarilah kami bagaimana memberi sebelum meminta,berfikir sebelum bertindak,santun dalam berbicara,tenang ketika gundah,diam ketika emosi melanda,bersabar dalam setiap ujian.Jadikanlah kami orang yg selembut Abu Bakar Ash-Shiddiq,sebijaksana Umar bin Khattab,sedermawan Utsman bin Affan,sepintar Ali bin Abi Thalib,sesederhana Bilal,setegar Khalid bin Walid radliallahu'anhumღAmiin ya Rabbal'alamin.

Penulis: Al-Ustadz Qomar Sua’idi ZA, Lc

وَعَسَى أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ وَعَسَى أَنْ تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَكُمْ وَاللهُ يَعْلَمُ وَأَنْتُمْ لاَ تَعْلَمُونَ

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.” (Al-Baqarah: 216)

Dalam ayat ini ada beberapa hikmah dan rahasia serta maslahat untuk seorang hamba. Karena sesungguhnya jika seorang hamba tahu bahwa sesuatu yang dibenci itu terkadang membawa sesuatu yang disukai, sebagaimana yang disukai terkadang membawa sesuatu yang dibenci, iapun tidak akan merasa aman untuk tertimpa sesuatu yang mencelakakan menyertai sesuatu yang menyenangkan. Dan iapun tidak akan putus asa untuk mendapatkan sesuatu yang menyenangkan menyertai sesuatu yang mencelakakan. Ia tidak tahu akibat suatu perkara, karena sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta'ala mengetahui sesuatu yang tidak diketahui oleh hamba. Dan ini menumbuhkan pada diri hamba beberapa hal:

1. Bahwa tidak ada yang lebih bermanfaat bagi hamba daripada melakukan perintah Allah Subhanahu wa Ta'ala, walaupun di awalnya terasa berat. Karena seluruh akibatnya adalah kebaikan dan menyenangkan, serta kenikmatan-kenikmatan dan kebahagiaan. Walaupun jiwanya benci, akan tetapi hal itu akan lebih baik dan bermanfaat. Demikian pula, tidak ada yang lebih mencelakakan dia daripada melakukan larangan, walaupun jiwanya cenderung dan condong kepadanya. Karena semua akibatnya adalah penderitaan, kesedihan, kejelekan, dan berbagai musibah.

Sabtu, 09 Juli 2011

¤~ SEPUCUK SURAT UNTUK SAHABAT~¤~

Assalamu'alaikum sahabat...

Semoga saat engkau membaca surat ini, engkau dalam keadaan tersenyum. Karna Allah telah menghadirkan kembali rasa sayang dan kasih-Nya padamu.

Sahabatku....
Sekali lagi aku menyapamu,untuk rasa rinduku padamu. Apa kabarmu hari ini ? Dari tempat aku menulis surat ini ,aku selalu berdoa dlm segenap hati,agar engkau disana tetap teguh dalam keimanan,dan Allah tak pernah hentinya mencurahkan Rahmat-Nya padamu.

Sahabatku......
Kuharap engkau selalu dlm kebaikan,jagalah sholatmu,tilawahmu,serta lisanmu sehingga para malaikat menyaksikan engkau sebagai hamba-Nya yang sempurna dalam keimanan..